Assalamualaikum Wr. Wb.

Kepada seluruh masyarakat petani di Kabupaten Serang, sehubungan dengan meningkatnya serangan hama Wereng Batang Coklat, saya, Bupati Serang, Hj. Ratu Tatu Chasanah,SE.,M.Ak menghimbau kepada seluruh petani padi untuk melaksanakan upaya sebagai berikut:

  1. Mengganti varietas yang sudah rentan terhadap serangan WBC (Varietas Ciherang) menjadi varietas unggul baru seperti Inpari 30 dan Inpari 32 pada musim tanam September – Oktober 2017 dengan memanfaatkan program bantuan benih untuk pergantian varietas dari Direktorat Perbenihan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian
  2. Melakukan koordinasi serempak tanam melalui musyawarah kelompok tani dengan bimbangan petugas pertanian kecamatan dalam upaya memutus siklus hidup WBC dengan kriteria rentang waktu tanam maksimal 2 minggu antar hamparan dalam luasan minimal 50 hektar
  3. Melaksanakan praktek budidaya padi yang baik (Good Agricultural Practices) seperti penggunaan pupuk urea yang sesuai dosis untuk mengurangi daya tarik WBC dan pola tanam jajar legowo untuk memudahkan pengamatan hama dan pemeliharaan
  4. Mendaftar pada program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk mengurangi resiko kerugian akibat puso dampak serangan WBC
  5. Membakar jerami di areal pertanaman yang sudah terserang untuk mengurangi tempat bersarang WBC dan eradikasi tanaman yang terserang
  6. Menghindari penggunaan pestisida kimia yang tidak tepat dosis dan bahan sehingga berdampak terhadap musnahnya musuh alami (predator) WBC dan pemakaian pestisida bio-hayati lebih dini pada persemaian dan awal waktu tanam

 

Untuk mendukung upaya penanganan WBC ini, Dinas Pertanian Kabupaten Serang telah membentuk Pos Simpul Koordinasi (POSKO) Waspada Wereng Batang Coklat di Balai Penyuluhan Pertanian tingkat Kecamatan untuk Gerakan Pengendalian Wereng Batang Coklat berkoordinasi dengan Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Banten.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Dinas Pertanian Kabupaten Serang, Balai Penyuluhan Pertanian di Kecamatan ataupun petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan.

Semoga upaya ini dapat segera menyelamatkan hasil panen petani dan meningkatkan produksi padi Kabupaten Serang serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Billahi Taufik wal Hidayah, Assalamualaikum Wr. Wb.

Bupati Serang, Hj. Ratu Tatu Chasanah, SE.,M.Ak.